Rabu, 13 Februari 2008

Bunga Lily



Dikisahkan, di tepian tebing yang terjal danterpencil, tumbuhlah satu tunas bunga lily. Saat tunasbunga lily mulai bertumbuh, dia tampak sepertisebatang rumput biasa. Walau tampak seperti sebatangrumput biasa, si tunas muda itu merasa yakin bahwasuatu saat nanti dirinya akan berubah menjadi bungalily yang cantik mempesona. Tetapi rumput-rumput liardisekitarnya menertawakan dan mengejeknya. Bahkanburung-burung dan serangga pun menasihatinya supaya situnas lily berhenti bermimpi menjadi bunga yang indah.Kata mereka, "Sekalipun kamu bisa mekar menjadi bungalily yang cantik, tetapi karena kamu berada di tebingyang terpencil, maka tidak ada seorang pun yang akandatang melihat dan menikmati keindahanmu." Diejekseperti itu, tunas bunga lily tetap diam. Bahkan iasemakin rajin menyerap air dan memanfaatkan sinarmatahari untuk memperkuat pertumbuhan akar danbatangnya. Akhirnya, suatu pagi di musim semi, kuncuppertama pun mulai bertumbuh. Bunga lily merasa senangsekali. Usahanya tidak sia-sia dan hal itu menambahkeyakinan maupun kepercayaan dirinya. Bunga lilyberkata kepada diri sendiri, "Aku akan mekar menjadisekuntum bunga lily yang indah. Kewajibanku sebagaibunga adalah mekar dan berbunga. Tidak peduli apakahakan ada orang menikmati keberadaanku atau tidak. Akutetap harus mekar dan berbunga sesuai dengan jatidiriku sebagai bunga lily."Hari demi hari, waktu terus berjalan. Akhirnya, kuncupbunga lily pun mekar dan menebar bau yang harum disekitarnya. Kini tampaklah keindahan bunga berwarnaputih yang sempurna. Saat itulah, rumput liar,burung-burung, dan serangga tidak berani lagi mengejekatau menertawakan si bunga lily. Bunga lily pun tetaprajin memperkuat akar dan bertumbuh terus. Dari hanyasatu kuntum menjadi dua kuntum bunga, berkembang lagidan terus berkembang, sampai akhirnya tepian tebingpun diselimuti oleh hamparan putih bunga-bunga lilyyang indah dan mempesona. Tebing terjal dan terpencilitu pun akhirnya berubah menjadi taman bunga lily yangsangat indah dan menarik hati. Tempat yang semula sepiitu kini dikunjungi banyak orang. Baik dari kotamaupun dari desa, semua berdatangan untuk menikmatikeindahan permadani putih bunga lily tersebut.Akhirnya, tempat itu dikenang banyak orang danterkenal dengan sebutan, Tebing Bunga Lily.--Let us work together for unity and love

8 komentar:

Boy mengatakan...

I prefer choose a white lily

Dezsta mengatakan...

Wow..
Inspiring banget...

n_n

gustaf parlindungan mengatakan...

haiii mbak wanda very nice blog....
wah anaknya cakep cakep dan ganteng ganteng nih.....
salam kenal dari saya gustafparlindungan.blogspot.com
katanya mau mencalonkan jadi gubernur yah.....aku dukung dech....
gimana tuh kasus teman nya di trisakti sudah terungkap lom.....

H. Irwan Setyawan, S.Ag mengatakan...

Met kenal ma Mbak Wanda, pintar, cantik, anaknya lucu2 lagi. Banyak juga anaknya ya? kalau aku kayaknya hanya 2, karena istriku dioperasi melahirkannya. Ok met kenal aja, moga ada manfaatnya.
www.irwanbandung.blogspot.com

BOMB mengatakan...

Maaf kalo ga berkaitan sama posting Bunga Lily...Saya mau ucapkan SELAMAT ULANG TAHUN semoga hari-hari kedepan bisa lebih berguna lagi bagi diri sendiri, bagi keluarga dan juga Bangsa serta Negara.

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum Bunda... :)

Tulisan yang bagus, tapi agak pusing bacanya karena nggak dijarakin..

Salam kenal...

www.cahayakhairani.multiply.com

boy mihaballo mengatakan...

Kawan...kunjungi situs tak resmi Wanda Hamidah di http://www.wandahamidah.co.cc

Mangoloi Silalahi mengatakan...

sukses trus deh bu. wanda..
slm